Sastra Yang Tak Pernah Padam
Sastra, siapa tak kenal dengan sastra? dari mulai lahir hingga dewasa mengenal sastra dan selalu di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari namun terkadang karena banyak faktor yang mempengaruhinya terkadang sastra yang harusnya digunakan dengan baik dengan ucapan yang halus malah menjadi kasar dalam pengucapannya. sering kali saya temukan remaja atau kalangan-kalangan lain dahulu mereka kecil diajarkan untuk bertutur kata dengan baik, benar, dan halus tapi begitu diaplikasikannya dalam pergaulan sehari-hari mereka malah melenceng dari yang apa dipelajarinya waktu sekolah dahulu.
Kata-kata dalam bahasa yang kasar terkadang keluar dari bibir mereka, bahkan tak jarang saya temukan para remaja berkata tidak sopan dihadapan gurunya. hanya segelintir orang saja yang dapat bertutur kata dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar, faktor lingkungan pergaulan memang begitu tajam dalam mempengaruhi pribadi seseorang dalam menemukan jati dirinya sendiri.
Sedih jika melihat gaya pergaulan pemuda & pemudi dari mulai lingkungan, style pakaian hingga gaya bahasa-pun sudah tak menurut aturannya lagi. Lalu kenapa yang dewasa jarang bahkan tak ada yang mengingatkan atau memberi contoh yang baik bagi yang muda dan masih butuh banyak ilmu yang didapatkannya di luar lingkungan pendidikan formalnya? Berita yang di unduh melalui Tv, Internet, atau Social Network pun tak jarang berita tentang kekesaran dan anarkisme yang secara otomatis membuat para anak remaja mencontoh perilaku tersebut dalam mempertahankan eksistensinya untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain dan di hargai oleh orang lain. Inilah budaya globalisasi semakin bebas, semakin liar tak ada filter maupun saling menasihati diantara yang dewasa kepada yang muda. Bahkan kerasnya hidup pun mempengaruhi gaya hidup pribadi seseorang. Lalu adakah kita diam saja? meskipun sastra takkan pernah padam namun tetap jika bentuk aplikasinya buruk semakin hari sastra asli NKRI akan dapat berubah menjadi sastra yang buruk! jadi perbaiki dan bimbing moral baik dalam berperilaku dan bertutur bahasa dari mulai usia dini dan tetap pantau mereka agar dapat menjadi manusia yang beradab di mata orang-orang disekitarnya bahkan bagi negara.

Komentar
Posting Komentar