Postingan

Menampilkan postingan dari 2012

Hukum Mati Atau Memiskinkan Koruptor

Secara teori hukum sudah terlihat jelas bahwa siapapun yang bersalah harus di hukum sesuai dengan pelanggaran yang di lakukannya, tapi apa kenyataannya? apakah hukum berjalan dengan baik sesuai dengan teorinya? jelas TIDAK! hukum bisa di beli dengan uang. Contohnya para pelaku korupsi, tak ada yang jera justru mereka malah makin sadis mengeruk harta rakyat, coba lihat rakyat miskin yang benar-benar butuh biaya hidup dan bangunan-bangunan gedung sekolah yang lapuk di makan usia adakah pemerintah sedikit saja terketuk pintu hatinya? belum, tidak, atau memang tak peduli? apa sih yang jadi tujuannya dari jabatan setinggi langit jika tak bermanfaat bagi sesama? untuk apa punya jabatan tertinggi tapi malah menyusahkan orang lain? katanya ingin membangun Negara Indonesia ini jadi maju lha gimana mau maju yang korupsi saja makin menjamur. Disadari atau tidak rakyat yang di rugikan hasilnya ketika ada PILKADA, PEMILU, dll fikiran mereka sebagian bicara "Akh! semua sama saja tak ada yang ...
       Aku fikir dunia ini masih waras untuk aku singgahi tapi ternyata aku salah, saking tua-nya dunia ini banyak cerita aneh yang tak masuk logika terjadi bahkan sangat mencengangkan untuk aku pahami. Apakah sebenarnya yang salah disini? Pendidikan moral-kah yang telah menurun? atau memang sudah tak ada lagi perhatian dari orang-orang yang patut dijadikan panutan? Tuhan pantas untuk marah dan timbul-lah kejadian bencana alam dimana-mana. Ya, apalagi jika bukan karena Human Eror tetapi anehnya tak ada satupun yang mau bertanggung jawab, mereka hanya sibuk melempar batu dan saling menyalahkan satu sama lain. Tak hanya masalah lingkungan saja yang makin hari makin membuat kepala mendidih, tapi juga masalah kemerosotan moral dari setiap kalangan. Parahnya perilaku itu di lakukan oleh anak-anak muda di usia dini. Kalau sudah begini siapa yang bersalah? tapi percuma mencari siapa yang benar dan siapa yang salah, karena tak ada jawabnya karena ada pepatah berkat...

Sastra Yang Tak Pernah Padam

Gambar
              Sastra, siapa tak kenal dengan sastra? dari mulai lahir hingga dewasa mengenal sastra dan selalu di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari namun terkadang karena banyak faktor yang mempengaruhinya terkadang sastra yang harusnya digunakan dengan baik dengan ucapan yang halus malah menjadi kasar dalam pengucapannya. sering kali saya temukan remaja atau kalangan-kalangan lain dahulu mereka kecil diajarkan untuk bertutur kata dengan baik, benar, dan halus tapi begitu diaplikasikannya dalam pergaulan sehari-hari mereka malah melenceng dari yang apa dipelajarinya waktu sekolah dahulu.        Kata-kata dalam bahasa yang kasar terkadang keluar dari bibir mereka, bahkan tak jarang saya temukan para remaja berkata tidak sopan dihadapan gurunya. hanya segelintir orang saja yang dapat bertutur kata dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar, faktor lingkungan pergaulan memang begitu tajam dalam mempenga...