Hukum Mati Atau Memiskinkan Koruptor

Secara teori hukum sudah terlihat jelas bahwa siapapun yang bersalah harus di hukum sesuai dengan pelanggaran yang di lakukannya, tapi apa kenyataannya? apakah hukum berjalan dengan baik sesuai dengan teorinya? jelas TIDAK! hukum bisa di beli dengan uang. Contohnya para pelaku korupsi, tak ada yang jera justru mereka malah makin sadis mengeruk harta rakyat, coba lihat rakyat miskin yang benar-benar butuh biaya hidup dan bangunan-bangunan gedung sekolah yang lapuk di makan usia adakah pemerintah sedikit saja terketuk pintu hatinya? belum, tidak, atau memang tak peduli? apa sih yang jadi tujuannya dari jabatan setinggi langit jika tak bermanfaat bagi sesama? untuk apa punya jabatan tertinggi tapi malah menyusahkan orang lain? katanya ingin membangun Negara Indonesia ini jadi maju lha gimana mau maju yang korupsi saja makin menjamur.

Disadari atau tidak rakyat yang di rugikan hasilnya ketika ada PILKADA, PEMILU, dll fikiran mereka sebagian bicara "Akh! semua sama saja tak ada yang pro rakyat!" lalu belum lagi berita tentang seorang jaksa atau hakim yang di suap oleh para koruptor, lalu skandal seks anggota Dewan lha terus kalau di salahkan tak mau, tapi tak tahu malu melakukan hal yang benar-benar dan terbukti bersalah. Katanya hakim di pengadilan TIPIKOR bahwa si 'A' di hukum 10 tahun karena kesandung korupsi misalnya, lha baru juga menjalani hukuman 1,5 tahun sudah di bebaskan karena dapat remisi. Lho harusnya itu yang dapat remisi itu yang maling ayam, copet, atau kejahatan kelas ringan bukan maling kelas kakap yang ekslusif seperti itu! Maling uang rakyat itu harusnya di hukum MATI atau di buat menjadi MISKIN semiskin-miskinnya!

Jadi koruptor kok bangga sih?! Tak malu apa kasih makan keluarga dengan uang haram?! Ada yang bilang para koruptor bisa begitu tenang dan selalu tersenyum ketika di proses di pengadilan karena mereka tak takut terhadap Tuhan? betulkah begitu???? tapi apapun alasannya harusnya Presiden beserta jajaran pemerintahnya bisa kerja sama dengan tegas bahwa "Siapapun TANPA PANDANG BULU yang ke dapatan korupsi dengan jumlah sedikit atau pun banyak tetap harus di hukum mati tapi bila tak mau di hukum mati lakukan seperti di Negara Arab, yaitu potong kedua tangan para koruptor tersebut pasti akan jera." Karena manusia mana yang ingn tangannya di potong? Pasti tak ada yang mau.

Seluruh rakyat Indonesia menanti janji Presiden dan para jajaran pemerintahnya dalam menjalankan amanah rakyat.... Semoga saja Tuhan memberikan petunjuk kepada kita semua, dan kini semuanya saya kembalikan kepada Presiden beserta jajaran pemerintahnya untuk berfikir tindakan apa yang pantas di berikan bagi TERSANGKA KASUS KORUPSI kami seluruh Rakyat Indonesia memantau & menunggu secara langsung keputusan pemerintah yang seadil-adilnya sesuai dengan Pancasila Sila Ke-5 "KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA"...

SELAMAT BERJUANG!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENCINTAIMU

Sastra Yang Tak Pernah Padam